Loading...

Kepala Sekolah Yang Salah Gunakan Dana BOS Akan Dicopot

Gubernur Maluku, Murad Ismail
AMBON, MALUKUCHANNELONLINE.COM - Gubernur Maluku, Murad Ismail menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku, Insun Sangadji, untuk membuka Hasil Audit Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMA/SMK yang Bermasalah di  Provinsi Maluku.

Sikap ini diambil dalam rangka Transparansi Hasil Audit Dana BOS di Maluku sekaligus menjawab spekulasi soal Mutasi sejumlah Kepala Sekolah SMA-SMK yang dinilai bermuatan Like and Dislike.

"Saya tegaskan ya. Mutasi atau Pencopotan Kepsek-Kepsek itu Bukan soal like and dislike atau politik. Tidak sama sekali, mereka itu dicopot atau diganti karena Bermasalah dengan pengelolaan Dana BOS sebagaimana Hasil Audit," tegas Murad Ismail kepada Media ini, Sabtu Malam (03/03/2021).

Gubernur menegaskan, sejumlah Kepsek SMA-SMK yang dicopot itu karena adanya temuan penyalahgunaan Dana BOS.

Untuk itu, Ia meminta Kadis Dikbud agar mempublikasikan Hasil Audit terkait pengelolaan dana BOS yang melibatkan para Kepsek yang Bermasalah itu agar dapat menjawab semua Spekulasi yang sengaja dikembangkan di Media Sosial (Medsos) selama ini.

"Harus dibuka secara Transparan agar Publik Tahu bahwa kenapa para Kepsek itu diganti atau dicopot dan diganti dengan Kepsek Baru. Dan saya juga akan meminta mereka, yang Bermasalah sesuai Hasil Audit untuk segera di Proses secara Hukum,” ujar Murad.

Gubernur juga menambahkan untuk meningkatkan mutu Pendidikan di Maluku, langkah Kadis Dikbud, Insun Sangadji, mencopot dan menempatkan Pelaksana Tugas Bagi Kepsek yang Bermasalah dengan pengelolaan Dana BOS adalah langkah maju yang patut diapresiasi.

"Bagaimana pendidikan di Maluku mau maju dan berkualitas kalau pengeloaan Dana BOS saja disalahgunakan. Kepsek-Kepsek seperti itu harus dicopot, sehingga Kualitas dan Mutu pendidikan di Maluku bisa Maju," ujarnya.

Saya akan perintahkan Kadis untuk membuka secara Transparan Hasil audit. Wartawan segera tulis agar Publik tahu kenapa mereka itu dicopot atau diganti. Biar tidak ada Fitnah," tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Insun Sangadji
Menanggapi permintaan ini, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Insun Sangadji, menyebutkan selaku bawahan, Dirinya siap melaksanakan apa yang diinstruksikan gubernur itu.

"Jika instruksi gubernur seperti itu (Membuka Hasil Audit). Selaku Staf Beliau Kami akan segera mengumumkan hasil audit dana BOS pada SMA-SMK yang Bermasalah," ujar Sangadji.

Ditambahkannya, Pencopotan Para Kepala Sekolah yang bermasalah dengan pengelolaan Dana BOS dilakukan, Setelah sebelumnya dilaporkan Hasil Audit tersebut kepada Gubernur Maluku.

"Jadi pencopotan Kepsek SMA-SMK itu bukan karena kepentingan Subjektif, Tetapi ada temuan penyalahgunaan Dana BOS. Dan sudah disetujui pak Gubernur.

Sangadji berjanji, Setelah Instruksi Gubernur diterima, maka pihaknya dalam waktu tidak terlalu lama akan mengumumkan Daftar Sekolah-Sekolah yang melakukan Penyalahgunaan Dana BOS sesuai Hasil Audit Inspektorat. (MCS)

Pendidikan 290580704003191218

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

IKLAN

TRENDING TOPIC