Ditangan Dingin Wahid Laitupa, Perbati Maluku Raih 4 Medali Dikejuaraan Tinju Nasional
https://www.malukuchannelonline.com/2026/02/ditangan-dingin-wahid-laitupa-perbati.html
AMBON, MALUKU CHANNEL - Dibawah kepemimpinan Ketua Perbati Provinsi Maluku, Wahid Laitupa, kontingen tinju Maluku sukses menorehkan prestasi membanggakan pada ajang kejuaraan tinju nasional.
"Saya merasa bangga atas capaian atlet tinju Maluku pada ajang kejuaraan nasional yang digelar oleh Perbati Pusat pada 10–14 Februari 2026".
Kepada media ini di kediamannya, Sabtu (14/2/2026), Wahid menjelaskan bahwa pihaknya telah memberangkatkan lima atlet tinju Maluku pada 9 Februari untuk mengikuti kejuaraan nasional yang menjadi ajang pencarian bibit atlet menuju pemusatan latihan nasional (Pelatnas).
“Alhamdulillah, dari lima atlet yang kami kirim, Perbati Maluku berhasil meraih satu medali emas, satu perak, dan dua perunggu. Hanya satu atlet yang gugur di babak penyisihan,” ungkapnya.
Berikut daftar atlet dan raihannya:
Femmy Marisca Benamen
TTL: Ambon, 9 Juni 1992
Kelas 57 Kg U-23
🥈 Medali Perak
Dyah Yunita Rifai
TTL: Tual, 20 Juni 2005
Kelas 48 Kg U-23
🥉 Medali Perunggu
Philip Tetiray
TTL: Ambon, 25 Mei 2007
Kelas 55 Kg U-19
🥇 Medali Emas
Fahri Toufan Rifai
TTL: Ambon, 4 Maret 2007
Kelas 47 Kg U-19
Belum berhasil meraih medali
Ellias D. Saa
TTL: Piru, 13 Juli 2005
Kelas 60 Kg U-23
🥉 Medali Perunggu.
Menurut Wahid, hasil tersebut menjadi kebanggaan tersendiri, mengingat Perbati Maluku masih tergolong baru. Meski demikian, pihaknya mampu bersaing dengan daerah-daerah lain di tingkat nasional. "Walaupun Perbati Maluku baru seumur jagung, kami mampu menunjukkan bahwa Maluku tetap punya potensi besar di dunia tinju,” ujarnya.
Ia menambahkan, ke depan Perbati Maluku akan memperluas pengembangan sasana serta meningkatkan pembinaan atlet secara lebih intensif. Targetnya, mengembalikan kejayaan Maluku sebagai lumbung atlet tinju nasional.
Perbati Maluku, lanjutnya, akan berupaya menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Maluku dan berbagai pihak guna memenuhi kebutuhan para atlet, baik dari sisi pembinaan maupun kesiapan mengikuti kejuaraan nasional hingga internasional. “Kita tidak hanya bicara tingkat nasional, tapi bagaimana atlet tinju Maluku bisa tampil di tingkat dunia, bahkan Olimpiade,” tegasnya.
Wahid juga membuka ruang bagi generasi muda Maluku yang berminat menjadi petinju profesional. Ia mengajak pemuda usia 15 hingga 17 tahun untuk bergabung dan mengikuti pembinaan di bawah naungan Perbati.
Selain itu, pihaknya juga membuka kesempatan bagi atlet-atlet eks Pertina untuk bergabung dengan Perbati demi masa depan pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Terkait agenda ke depan, Wahid menyebutkan bahwa pada Juni–Juli mendatang akan digelar pertandingan tinju dunia di Indonesia yang digagas oleh Perbati Pusat. Ia berharap atlet Maluku dapat ambil bagian dalam ajang tersebut.
Para atlet yang baru kembali dari kejuaraan nasional dijadwalkan tiba di Bandara Pattimura Ambon pada 17 Februari pagi dan akan disambut langsung oleh pengurus Perbati Maluku sebelum kembali ke keluarga masing-masing.
Saat ini, Perbati Maluku telah memiliki sejumlah sasana pembinaan, di antaranya Sasana Panser Wainitu, Sasana Pattimura Halong, serta sasana di Hatalae. Ke depan, pengembangan sasana juga direncanakan di wilayah Leihitu dan Salahutu.
Wahid menegaskan bahwa Perbati ingin mengarahkan energi pemuda yang gemar berkelahi ke jalur positif melalui olahraga tinju yang terarah dan profesional. "Daripada berkelahi di jalanan, lebih baik tampil di ring tinju. Siapa tahu dari situ masa depan bisa lebih menjanjikan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa beberapa atlet Maluku telah mendapatkan rekomendasi dari Perbati Pusat untuk pembinaan lanjutan. Untuk itu, pihaknya akan melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah provinsi terkait kesiapan keberangkatan dan dukungan pembinaan.
“Ini langkah awal kami. Meski dukungan pemerintah belum besar, kami bersyukur sudah ada perhatian. Ke depan tentu kami berharap sinergi yang lebih kuat demi kemajuan tinju Maluku,” tutupnya. (MC-JB)