Loading...

Bandara Karel Sadsuitubun Malra Naik Status

MALRA, Malukuchannel.com - Bulan Mei 2018 menjadi Hari Paling Bersejarah bagi Masyarakat Kabupaten Maluku Tenggara. Sebab Pada Hari itu Bandara Udara yang Menggunakan Nama Pahlawan Revolusi asal Kei ini dinaikan Statusnya dari Bandara Kelas III menjadi Bandara Kelas II, Rabu (24/05/2018).

Hal itu dikatakan oleh Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas II Karel Sadsuitubun Hi. Anwar Hamid saat diwawancarai MALUKUCHANNEL.COM di Ruangannya.

Anwar Katakan Bahwa Pada Tahun ini dari 160 Bandara Kelas III di seluruh Indonesia Hanya ada 3 Bandara yang dianggap Memenuhi Syarat untuk dinaikan Kelasnya.

"Tiga Bandara itu Masing Masing 1. Bandara Karel Sadsuitubun di Provinsi Maluku, 2. Bandara Dekai di Yahukimo Provinsi Papua. 3. Bandara Mamuju di Provinsi Sulawesi Barat. Dari semua Indikator yang dinilai oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) maka Bandara Karel yang paling Pertama memenuhi Syarat," ungkapnya.

Menurut Hi. Anwar ada Beberapa Indikator yang dinilai antara lain Soal SDM. di Bandara Karel Sadsuitubun terdapat 70 Pegawai dengan Rincian 30 Orang ASN dan 40 Orang Honorer namun dianggap sudah memenuhi Syarat dari 200 orang untuk Kategori Bandara Kelas II.

Indikator Sarana dan Prasarana Apron serta Ruang Tunggu serta Runlight sudah Oke dan Teksinya masuk Kategori A dan B sebagai Standar masuk dan Keluarnya Pesawat.

Berbadan Lebar, walaupun Panjang Landasan Baru Mencapai 2.350 Meter dan Lebar 45 Meter namun itu sudah Cukup untuk masuk Kategori Bandara Kelas II, untuk Kategori Pelayanan, walaupun Terminal dan Ruang Tunggu Bandara yang Terletak di Desa Ibra ini Kecil namun Pelayanannya sudah seperti Bandara Internasional.

"Dari Tiga Kategori Penilaian Tersebut akhirnya Menteri Perhubungan Menerbitkan Surat Keputusan Nomor: 08 Tahun 2018 dan Menetapkan Bandara Karel Sadsuitubun Sebagai Bandara Kelas II.

Lebih Lanjut Hi. Anwar yang Akrab dengan Wartawan ini juga Jelaskan Bahwa Runlight di Runway 13 tetap menyala namun Tak Bisa digunakan untuk Pendaratan Malam sebab Diujung Runway masih Banyak Terdapat Pepohonan milik Masyarakat setempat dan itu sudah Dibicarakan dengan Pihak Pemerintah Daerah dan Pemeda kabupaten Maluku Tenggara Berjanji Bahwa Pihaknya akan Menyelesaikan persoalan Tersebut.

Bila itu sudah selesai Kata Hi. Anwar maka Tidak Menutup Kemungkinan Status Bandara akan di Tingkatkan ke Bandara Internasional. (MCS)
Maluku Tenggara 4618975469084016236

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

IKLAN

IKLAN

TRENDING TOPIC