Loading...

Bupati Malteng Hadiri Peringatan Tri Waisak 2570 BE dan Resmikan Taman Buddha Jaya Giri Arama di Desa Namto

MASOHI, MALUKU CHANNEL - Komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku Tengah (Malteng) dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan antar umat beragama kembali ditunjukkan melalui kehadiran Bupati Kabupaten Malteng, Zulkarnain Awat Amir, SP, M.AP pada peringatan Hari Suci Tri Waisak 2570 BE/Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peresmian Taman Buddha Jaya Giri Arama di Desa Namto, Kecamatan Seram Utara Timur Seti, Kabupaten Malteng, Sabtu (06/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan nuansa kebersamaan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat. Hadir dalam kesempatan itu Wakil Gubernur (Wagub) Maluku, Yang Mulia Bhikkhu Siriratano Mahathera, Pembimas Buddha Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku, Camat Seram Utara Timur Seti beserta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para Kepala Pemerintah Negeri (KPN), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Pengurus Daerah PERMABUDDHI, Pengurus Daerah MAGHABUDHI, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta umat Buddha dari berbagai wilayah di Maluku.

Peringatan Hari Suci Waisak yang merupakan momentum penting bagi umat Buddha tersebut berlangsung dalam suasana damai dan penuh rasa syukur. Selain menjadi sarana refleksi spiritual, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat tali persaudaraan dan memperkokoh semangat toleransi ditengah keberagaman masyarakat di Malteng

Dalam sambutannya, Bupati Zulkarnain Awat Amir menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai luhur Waisak sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun sikap saling menghormati, menjaga kedamaian, dan memperkuat persatuan.

Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Kabupaten Malteng merupakan anugerah yang harus dijaga bersama. Kerukunan antar umat beragama menjadi modal utama dalam menciptakan stabilitas sosial yang mendukung pembangunan daerah.

"Perbedaan bukanlah alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan untuk saling melengkapi. Semangat toleransi dan persaudaraan yang selama ini terbangun di Malteng harus terus dipelihara demi mewujudkan masyarakat yang damai, maju, dan sejahtera," ungkap Bupati Malteng.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga meresmikan Taman Buddha Jaya Giri Arama yang dibangun sebagai sarana pembinaan keagamaan sekaligus ruang kebersamaan bagi umat Buddha. Kehadiran taman tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar dalam mendukung kegiatan keagamaan, sosial, dan budaya masyarakat setempat.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti yang disaksikan oleh para tamu undangan dan umat Buddha yang hadir. Momen tersebut disambut dengan penuh sukacita sebagai simbol berkembangnya kehidupan beragama yang harmonis diwilayah Malteng.

Sementara itu, Yang Mulia Bhikkhu Siriratano Mahathera dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh umat Buddha untuk terus mengamalkan ajaran Buddha yang menekankan cinta kasih, kebijaksanaan, dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.

Peringatan Hari Suci Tri Waisak 2570 BE/Tahun 2026 di Desa Namto tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa semangat toleransi dan kerukunan antar umat beragama terus tumbuh dan terjaga dengan baik di Kabupaten Malteng.

Melalui momentum Waisak ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat semakin memperkuat rasa persaudaraan, menjaga persatuan, serta bersama-sama mendukung pembangunan daerah demi terwujudnya Malteng yang maju, berdaya saing, dan harmonis dalam keberagaman. (MC-JB)
Malteng 8120449516427084912

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

ORGANISASI PROFESI

TRENDING TOPIC