Loading...

Bupati Akui Belanja Sektor Kesehatan 2023 Menempati Posisi Kedua Setelah Bidang Pendidikan

MALRA, MALUKU CHANNEL ONLINE - Belanja sektor kesehatan pada 2023 menempati posisi tertinggi kedua setelah bidang pendidikan.

Perihal tersebut dikatakan Bupati Maluku Tenggara, M.Thaher Hanubun ketika membawakan sambutanya pada acara silaturahmi bersama Tenaga kesehatan Se-Maluku Tenggara diaula kantor Bupati Maluku Tenggara pada, Kamis (27/04/2023).

Bupati Thaher pada kesempatan yang sama juga menyebutkan dari Total Belanja APBD 2023 sebesar Rp1.004.734.659.740 (Satu triliun empat miliar tujuh ratus tiga puluh empat ribu enam ratus lima puluh sembilan ribu tujuh ratus empat puluh rupiah) telah dialokasikan dana bidang Kesehatan sebesar Rp161.893.581.711 (Seratus Enam Puluh Satu Miliar Delapan Ratus Sembilan Puluh Tiga Juta Lima Ratus Delapan Puluh Satu Ribu Tujuh Ratus Sebelas Rupiah) atau 16,11 persen.

"Angka ini melebihi kebijakan nasional yang menghendaki anggaran Bidang Kesehatan 10 Persen dari DAU," katanya.

Bupati Thaher juga mengatakan dirinya sengaja mengumpulkan seluruh Kepala Puskesmas dan Tenaga Kesehatan (Bidan, Perawat se-Kabupaten Maluku Tenggara selain bersilaturahmi, juga sebagai wadah untuk membangun kebersamaan antar sesama serta meneguhkan komiten guna membangun kualitas bidang Kesehatan yang lebih baik.

Pembangunan kesehatan di Maluku Tenggara, dalam empat tahun terakhir, telah menunjukkan perubahan dan perkembangan yang signifikan. Semua capaian keberhasilan itu sangatlah ditentukan oleh kerja keras, kemitraan dan dukungan seluruh tenaga kesehatan (bidan, perawat, dokter, dan tenaga kesehatan lainnya).

"Melalui mimbar yang terhormat ini, secara pribadi dan Kepala Daerah saya menyampaikan terima kasih yang tak terhingga, semoga segala kerja keras dan kerja nyata yang sudah didharmabaktikan mendapat balasan dari  Tuhan Maha kuasa," ucapnya.

Bupati Thaher menambahkan, dalam hal peningkatan akses layanan kesehatan, beberapa permasalahan utama seperti tingkat kematian ibu dan bayi, jumlah balita Gizi Buruk dan Kurang Gizi, Angka Prevalensi Penyakit Tidak Menular, Risiko Kejadian Stunting, Ketersediaan Rumah Dinas Energi Medis, telah berhasil diatasi dan ditekan sejak 2018 sampai dengan saat ini.

Selain itu, linier dengan kebijakan percepatan konektivitas antar wilayah, akses masyarakat yang terhubung dengan sarana jalan dan jembatan telah memudahkan masyarakat untuk memperoleh pelayanan Kesehatan masyarakat yang cepat.

"khusus penting yang perlu diingat bahwa, seleksi menggunakan sistem Computer Assisted Test  (CAT) sehingga kemampuan dan kompetensi Individu sangat menentukan kelulusan," ujarnya.

Bupati Thaher juga menjelaskan bahwa, Untuk penyediaan sarana dan prasarana kesehatan sampai dengan 2023, berkat dukungan semua pihak Malra berhasil membangun empat Puskesmas dengan model/tipe baru yang sangat representatif sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dirinya menambahkan bahwa, awal Mei 2023 Pemda Maluku Tenggara akan segera melakukan peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah sakit Pratama di Elat. Perlengkapan peralatan kesehatan sebagai syarat Tindakan Kesehatan juga sudah lengkapi dan penuhi secara terus menerus.

"Mudah mudahan melalui penyediaan sarana prasarana dan SDM, jumlah/tingkat rujuk pasien keluar daerah bisa kita atasi dan tekan," tutupnya. (DS)
Maluku Tenggara 6300607805400697564

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

IKLAN

TRENDING TOPIC