Leo Lewakabessy: Merasa Diabaikan, Partai Buruh Soroti Undangan HUT Kota Ambon
https://www.malukuchannelonline.com/2026/09/leo-lewakabessy-merasa-diabaikan-partai.html
AMBON, MALUKU CHANNEL - Partai Buruh Kota Ambon menyampaikan kekecewaan karena mengaku tidak menerima undangan resmi untuk menghadiri rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon.
Kekecewaan tersebut disampaikan Sekretaris Partai Buruh Kota Ambon, Leo Lewakabessy, dalam keterangannya kepada media ini, Senin (07/09/2026).
Menurut Leo, pihaknya mempertanyakan tidak adanya undangan kepada pimpinan Partai Buruh, baik dalam kegiatan upacara peringatan HUT Kota Ambon maupun Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon.
"Kami cukup kecewa karena pada peringatan HUT Kota Ambon tahun ini, Partai Buruh tidak menerima undangan untuk mengikuti kegiatan resmi, termasuk upacara maupun rapat paripurna,” ungkap Lewakabessy.
Ia menjelaskan, persoalan tersebut telah dikomunikasikan dengan pimpinan Partai Buruh. Namun, berdasarkan informasi yang diterimanya, Ketua Partai Buruh juga mengaku tidak mendapatkan undangan resmi untuk menghadiri rangkaian peringatan HUT ke-451 Kota Ambon.
Leo mengatakan, sebagai pimpinan Partai Politik (Parpol) ditingkat daerah, keberadaan Parpol seharusnya mendapat perhatian dalam berbagai agenda resmi pemerintahan daerah.
Menurutnya, terdapat ketentuan perundang-undangan yang mengatur tentang protokol dan kedudukan pimpinan Parpol dalam kegiatan-kegiatan resmi pemerintah daerah.
Karena itu, ia meminta pihak terkait, baik unsur DPRD maupun sekretariat dan pihak protokoler, dapat memberikan penjelasan terkait tidak diundangnya Partai Buruh dalam kegiatan tersebut.
"Kami berharap persoalan ini dapat dijelaskan dengan baik. Kami juga ingin mengetahui apakah Parpol lain mendapatkan undangan atau tidak. Yang pasti, sampai saat ini Partai Buruh tidak menerima undangan," tegas Lewakabessy.
Leo menambahkan, kekecewaan tersebut bukan semata-mata karena tidak hadir dalam sebuah acara seremonial, tetapi menyangkut penghargaan terhadap keberadaan Parpol sebagai salah satu unsur penting dalam kehidupan demokrasi.
Ia menilai, Parpol memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi dan sinergi bersama pemerintah daerah demi kepentingan masyarakat.
"Kami merupakan bagian dari kehidupan demokrasi dan tentu ingin bersama-sama memberikan kontribusi bagi pembangunan Kota Ambon. Karena itu, kami berharap kedepan koordinasi dan komunikasi terkait kegiatan-kegiatan resmi dapat dilakukan dengan lebih baik," ujar Lewakabessy.
Meski demikian, Leo mengaku belum mengetahui apakah Parpol lainnya di Kota Ambon turut mengalami hal serupa.
"Saya tidak bisa berbicara mengenai partai lain karena saya belum mengetahui apakah mereka menerima undangan atau tidak. Tetapi yang pasti, Partai Buruh tidak menerima undangan untuk kegiatan tersebut," tandas Lewakabessy. (MMC)