Wabup Malteng Sidak TPA, Tekankan Pengelolaan Sampah Modern dan Ramah Lingkungan
https://www.malukuchannelonline.com/2026/05/wabup-malteng-sidak-tpa-tekankan.html
MASOHI, MALUKU CHANNEL - Upaya pembenahan sistem pengelolaan sampah di kabupaten Maluku Tengah (Malteng) terus menjadi perhatian Pemerintah Daerah (Pemda). Hal itu terlihat saat Wakil Bupati (Wabup) Malteng melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Malteng, Jumat (24/04/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan sekaligus mengevaluasi tata kelola sampah yang selama ini diterapkan diwilayah kabupaten Maluku Tengah.
Dalam peninjauan itu, Wabup memeriksa proses bongkar muat sampah, sistem penataan zona pembuangan, hingga kondisi fasilitas pendukung di area TPA.
Disela-sela peninjauan, Wabup menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa lagi ditangani dengan cara-cara konvensional. Menurutnya, pengelolaan sampah harus dilakukan secara terencana, sistematis, dan berbasis lingkungan agar tidak menimbulkan dampak pencemaran dimasa mendatang.
"Pengelolaan sampah harus menjadi perhatian serius. Kita tidak ingin hanya memindahkan sampah dari satu tempat ke tempat lain, tetapi bagaimana masalah ini dapat diselesaikan dengan pendekatan yang lebih ramah lingkungan," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga memberikan sejumlah arahan strategis kepada jajaran DLH kabupaten Malteng sebagai langkah optimalisasi pengelolaan sampah di daerah.
Salah satu poin utama yang ditekankan ialah pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Ia mendorong masyarakat maupun petugas kebersihan untuk mulai menerapkan sistem pemilahan antara sampah organik dan anorganik guna mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA.
Selain itu, Pemda juga mulai mengupayakan penerapan sistem sanitary landfill sebagai metode pengelolaan modern yang lebih aman bagi lingkungan. Sistem ini dilakukan dengan cara menguruk sampah ke dalam lubang yang dilapisi pelindung khusus, kemudian ditutup tanah secara berkala untuk mengurangi pencemaran udara dan tanah.
Tak hanya itu, Wabup meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap sarana dan prasarana pendukung di TPA. Menurutnya, fasilitas yang memadai sangat penting agar proses pengangkutan, pengolahan, hingga pembuangan sampah dapat berjalan lebih optimal dan efisien.
"Kita ingin pengelolaan sampah di Malteng tidak sekadar memindahkan masalah, tapi menyelesaikannya melalui teknis yang ramah lingkungan dan pengurangan volume melalui pemilahan yang ketat," ujarnya.
Pemda Malteng, berharap arahan tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh DLH Malteng melalui berbagai program inovatif yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Dengan langkah pembenahan ini, Pemda optimistis sistem pengelolaan sampah di Malteng dapat menjadi lebih tertata, bersih, dan berkelanjutan demi menjaga kualitas lingkungan serta kesehatan masyarakat. (MC-JB)