UMKM Dinilai Jadi Pilar Ekonomi Daerah, Bupati Malteng Dorong Adaptasi Digital
https://www.malukuchannelonline.com/2026/05/umkm-dinilai-jadi-pilar-ekonomi-daerah.html
MASOHI, MALUKU CHANNEL - Ditengah tantangan ekonomi yang terus berkembang, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali menunjukkan ketangguhannya sebagai salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), sektor UMKM dinilai tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Malteng, Zulkarnain Awat Amir, SP, M.AP saat menghadiri kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang diselenggarakan oleh PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Ambon, Jumat (17/04/2026), di Baileo Ir. Soekarno, Kota Masohi.
Dalam sambutannya, Bupati Malteng menegaskan bahwa para pelaku UMKM bukan sekadar menjalankan usaha, tetapi juga merupakan pejuang ekonomi bagi keluarga dan daerah. Menurutnya, setiap produk yang dihasilkan dan setiap usaha yang dijalankan memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan ekonomi di Malteng.
"UMKM adalah tulang punggung ekonomi masyarakat. Ketika UMKM tumbuh, maka ekonomi daerah juga ikut bergerak," ungkap Bupati.
Ia juga menyoroti pentingnya inovasi dan kemampuan beradaptasi di era digital saat ini. Pemanfaatan Media Sosial (Medsos) maupun marketplace dinilai menjadi peluang besar bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
Bupati Malteng mengapresiasi langkah para pelaku UMKM yang mulai memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usaha mereka. Namun demikian, ia mengingatkan agar para pelaku usaha tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kapasitas diri melalui pembelajaran dan inovasi berkelanjutan.
"Pelaku UMKM harus terus belajar, beradaptasi, dan berani menghadapi perubahan agar mampu bersaing ditengah perkembangan zaman," ujar Bupati.
Apresiasi juga diberikan kepada PT. PNM Cabang Ambon atas perannya dalam mendukung pengembangan UMKM melalui akses permodalan, pendampingan usaha, hingga pelatihan bagi nasabah. Kehadiran PNM dinilai sebagai bentuk nyata dukungan terhadap penguatan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Malteng secara simbolis menyerahkan Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada sejumlah nasabah PNM sebagai bentuk legalitas usaha dan dukungan terhadap pengembangan UMKM di daerah.
Selain itu, Pimpinan PNM Cabang Ambon turut menyerahkan sebanyak 5.000 bibit mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan ekosistem pesisir di Malteng.
Kegiatan PKU Akbar tersebut juga dihadiri Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pimpinan instansi vertikal, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelaku UMKM di Malteng semakin berdaya, mandiri, dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (MC-JB)