Pabrik Hilirisasi Kelapa - Pala di Malteng Resmi Dimulai, Gubernur dan Bupati Lakukan Peletakan Batu Pertama
https://www.malukuchannelonline.com/2026/05/pabrik-hilirisasi-kelapa-pala-di.html
LIANG, MALUKU CHANNEL - Pembangunan pabrik hilirisasi kelapa dan pala di Negeri Liang Awaiya, Kecamatan Teluk Elpaputih, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), resmi dimulai melalui prosesi ground breaking yang berlangsung, Rabu (29/04/2026).
Momentum tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya mendorong transformasi ekonomi daerah berbasis potensi unggulan lokal. Ground breaking ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Hendrik Lewerissa bersama Bupati Zulkarnain Awat Amir.
Dalam penyampaiannya, Bupati Maluku Tengah menegaskan bahwa pembangunan pabrik ini bukan sekadar seremoni pembangunan fisik, tetapi merupakan langkah nyata untuk meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa dan pala yang selama ini menjadi andalan masyarakat di Kabupaten Maluku Tengah.
"Ini adalah awal dari kebangkitan ekonomi daerah melalui hilirisasi sumber daya lokal. Kita ingin hasil perkebunan masyarakat tidak lagi dijual dalam bentuk mentah, tetapi diolah sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi," ungkapnya.
Menurutnya, kehadiran pabrik hilirisasi tersebut diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar, meningkatkan pendapatan petani, serta memperkuat sektor ekonomi kerakyatan di Maluku Tengah.
Selain itu, pembangunan industri pengolahan juga diyakini akan mendorong pertumbuhan investasi dan memperluas peluang usaha masyarakat.
Gubernur Hendrik Lewerissa turut menyampaikan apresiasi atas langkah strategis Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku Tengah dalam mendorong pembangunan industri berbasis komoditas lokal. Ia menilai hilirisasi menjadi kunci penting untuk memperkuat daya saing daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Maluku memiliki potensi besar disektor perkebunan, khususnya pala dan kelapa. Karena itu, hilirisasi harus terus didorong agar manfaat ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat," ujarnya.
Pemda, juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, investor, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan pembangunan pabrik tersebut.
Disisi lain, aspek kelestarian lingkungan tetap menjadi perhatian utama agar pembangunan berjalan berkelanjutan dan tidak merusak ekosistem sekitar.
Dengan dimulainya pembangunan pabrik hilirisasi kelapa dan pala ini, masyarakat berharap kabupaten Maluku Tengah dapat berkembang menjadi salah satu pusat industri pengolahan hasil perkebunan di Maluku, sekaligus membawa manfaat luas bagi generasi mendatang secara inklusif dan berkelanjutan. (MC-JB)