Momentum Wisuda Universitas Dr. Djar Wattiheluw, Bupati Ozan Serukan Semangat Kreativitas dan Kemandirian Sarjana
https://www.malukuchannelonline.com/2025/12/momentum-wisuda-universitas-dr-djar.html
MASOHI, MALUKU CHANNEL ONLINE - Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, SP, M.AP menghadiri Sidang Senat Terbuka Universitas Dr. Djar Wattiheluw dalam rangka Wisuda Sarjana Strata Satu Tahun Akademik 2025 - 2026. Bertempat di Baileo Ir. Soekarno Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah pada, Selasa (11/11/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Ozan menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik, tetapi sebuah penghargaan atas perjalanan panjang yang ditempuh dengan dedikasi, ketekunan, dan doa tanpa henti.
"Ini bukan garis akhir sebuah perjuangan, tetapi titik awal dari pengabdian yang lebih besar kepada ilmu, kepada masyarakat, daerah, dan tanah air," ungkapnya.
Ia menekankan, bahwa pendidikan tinggi adalah investasi besar bangsa dalam membangun masa depan peradaban. Mengutip Bung Karno, Bupati Ozan menegaskan, pentingnya menjadikan ilmu sebagai kekuatan pembebas dari segala bentuk ketertinggalan.
"Menurut alumni Universitas Brawijaya itu, kutipan tersebut harus menjadi semangat setiap sarjana muda agar memandang ilmu bukan sekadar pengetahuan, tetapi energi untuk menerangi kehidupan," ujarnya.
Bupati Ozan juga, menaruh harapan besar kepada para lulusan Universitas Dr. Djar Wattiheluw sebagai bagian dari Generasi Emas di Maluku Tengah. Ia meminta, para sarjana untuk kreatif, inovatif, dan mampu menciptakan peluang baru ditengah perubahan dunia yang cepat.
Zulkarnain AA, mengingatkan agar para wisudawan tidak membatasi makna kesuksesan hanya pada profesi Aparatur Sipil Negara, pegawai Badan Usaha Milik Negara, atau perusahaan besar. Dirinya menegaskan, pentingnya kemandirian dan keberanian untuk menciptakan lapangan kerja.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Ozan menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh orang tua wisudawan yang menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik anak-anak mereka.
"Orang tua adalah guru pertama, pendidik tanpa tanda jasa yang menanamkan nilai kerja keras, kejujuran, dan ketulusan. Atas nama Pemerintah Daerah (Pemda), saya menyampaikan terima kasih atas segala pengorbanan dan cinta yang tak terhingga," ucapnya.
Menutup sambutannya, Bupati Ozan berpesan agar para wisudawan tetap rendah hati kepada orang tua, menjunjung tinggi nilai pengabdian, serta menggunakan ilmunya untuk kemaslahatan masyarakat, kemajuan daerah, dan bangsa.
"Tunjukkan bahwa ilmu yang kalian miliki bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi untuk kepentingan sesama dan masa depan negeri ini," tutupnya. (MC-JB)