Wattimena Hadiri Perayaan Imlek 2577 Kongzili, Teguhkan Harmoni dan Kepedulian Sosial
https://www.malukuchannelonline.com/2026/03/wattimena-hadiri-perayaan-imlek-2577.html
AMBON, MALUKU CHANNEL - Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili berlangsung hangat dan penuh makna di Vihara Swarna Giri Tirta, Selasa (17/02/2026). Perayaan yang digelar oleh Permabudhi Provinsi Maluku tersebut tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga simbol kuat harmoni antar umat beragama di Kota Ambon.
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, hadir langsung dalam perayaan tersebut. Kehadirannya menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam merawat kebersamaan di tengah kemajemukan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wattimena menegaskan bahwa Kota Ambon merupakan rumah bersama bagi seluruh suku, agama, dan golongan. Ia kembali menekankan konsep “Ambon Par Samua” sebagai landasan pemerintah dalam mengambil kebijakan yang adil dan inklusif bagi seluruh masyarakat.
“Setiap perayaan keagamaan adalah bagian dari identitas kota ini. Pemerintah hadir untuk memastikan semua warga merasakan perhatian dan dukungan yang sama,” ujar Wattimena.
Selain kemeriahan perayaan Imlek, perhatian juga tertuju pada persoalan akses air bersih di kawasan sekitar vihara. Setelah lebih dari dua tahun proses pengeboran dilakukan, sumber air akhirnya berhasil ditemukan di area vihara yang telah berdiri sekitar 40 tahun tersebut.
Wattimena memastikan bahwa penyediaan akses air bersih menjadi salah satu program prioritas Pemkot Ambon pada tahun 2026. Saat ini, pemerintah tengah mengupayakan pengembangan sumber air tersebut agar tidak hanya memenuhi kebutuhan vihara, tetapi juga masyarakat di kawasan Gunung Nona Atas.
“Akses air bersih adalah program prioritas kami. Pemerintah akan berupaya maksimal agar warga di kawasan ini dapat terlayani dengan baik,” katanya.
Pada kesempatan itu, Wattimena juga menyampaikan apresiasi kepada warga keturunan Tionghoa yang selama ini turut berkontribusi dalam pembangunan ekonomi Kota Ambon. Menurutnya, komunitas tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari sejarah dan perkembangan kota.
Di bawah cahaya lampion yang menghiasi vihara, perayaan Imlek 2577 di Ambon menjadi cerminan bahwa kebersamaan dapat terus dirawat melalui tindakan nyata, seperti berbagi dengan sesama, menjaga lingkungan, serta memperkuat solidaritas sosial. Pesan yang digaungkan pun sederhana namun kuat: Ambon adalah milik semua, dan kemajuan kota hanya dapat dicapai melalui persatuan.
Perayaan tahun ini juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial, di antaranya pembagian paket sembako kepada anak-anak panti asuhan serta aksi pelestarian lingkungan berupa pelepasan satwa dan penanaman pohon. Melalui kegiatan tersebut, umat Buddha di Ambon ingin menegaskan nilai kebajikan, kepedulian, dan semangat berbagi dalam menyambut Tahun Baru Imlek. (MMC)