Bupati Zulkarnain AA dan Istri Hadiri Pagelaran Budaya Ma'atenu Pakapita Matasiri di Pelauw Maluku Tengah
https://www.malukuchannelonline.com/2025/12/bupati-zulkarnain-aa-dan-istri-hadiri.html
MASOHI, MALUKU CHANNEL ONLINE - Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, SP, M.AP bersama istri, Ibu Betty Epsilon Idroos, menghadiri Pagelaran Budaya Ma'atenu Pakapita Matasiri yang berlangsung meriah di Negeri Pelauw, Kecamatan Pulau Haruku pada, Kamis (06/11/2025).
Rangkaian acara yang mengusung Tema: "Ragam Gerak Satu Jiwa Maningkamu" ini menampilkan beragam tarian tradisional, prosesi adat, serta karya seni budaya yang menggambarkan kekayaan nilai dan filosofi masyarakat Pelauw. Kehadiran Bupati dan istri mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat yang tampak antusias memadati lokasi kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maluku Tengah menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terselenggaranya pagelaran budaya yang terus dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat Pelauw.
"Hari ini beta (saya) bersama istri berkesempatan hadir diacara pagelaran budaya Ma'atenu Pakapita Matasiri. Beta sangat mengapresiasi dan mendukung kekayaan budaya lokal. Tentu local wisdom adalah identitas kita (katong), yang menjadi kebanggaan katong masyarakat Maluku Tengah," ungkap Bupati.
Ia menegaskan, bahwa pelestarian budaya daerah memiliki peran penting dalam membangun karakter dan jati diri masyarakat Kabupaten Maluku Tengah, terutama dalam menghadapi perkembangan zaman.
"Melalui kegiatan seperti ini, kita bukan hanya menjaga warisan leluhur, tapi juga menanamkan nilai persaudaraan, gotong royong, dan rasa cinta terhadap daerah sendiri," ujar Bupati.
Sementara itu, Ibu Betty Epsilon Idroos turut mengapresiasi semangat masyarakat Pelauw yang menampilkan karya budaya sarat makna.
"Kegiatan budaya seperti ini menjadi ruang ekspresi penting bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai identitas budaya mereka," ucap Idroos.
Pagelaran Ma'atenu Pakapita Matasiri menjadi momentum berharga dalam memperkuat identitas budaya, mempererat hubungan sosial, serta menjaga nilai-nilai persaudaraan masyarakat Negeri Pelauw dan di Kabupaten Maluku Tengah secara keseluruhan. Acara ini kembali menegaskan keteguhan masyarakat Pelauw dalam mempertahankan tradisi ditengah cepatnya arus modernisasi. (MC-JB)