Produktivitas Padi Meningkat, Pemda Malteng Salurkan Alat dan Benih Pertanian
https://www.malukuchannelonline.com/2026/07/produktivitas-padi-meningkat-pemda.html
MASOHI, MALUKU CHANNEL - Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku Tengah (Malteng) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan disektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan daerah dan nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Pesta Panen Raya Padi Sawah Musim Tanam I tahun 2026 yang dipusatkan di Negeri Administratif Waiasih, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Sabtu (27/06/2026).
Kegiatan panen raya berlangsung penuh semangat dan dihadiri oleh Bupati Malteng, Zulkarnain Awat Amir, SP, M.AP bersama jajaran Pemda, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisis Perangkat Daerah (OPD), penyuluh pertanian, kelompok tani, serta masyarakat setempat.
Panen raya ini menjadi bukti keberhasilan para petani dalam mengelola lahan persawahan melalui penerapan teknologi budidaya yang baik. Pada musim tanam pertama tahun 2026, lahan sawah seluas 20 hektare yang ditanami varietas padi Inpari 43 berhasil menghasilkan rata-rata produktivitas sebesar 5 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektare atau sekitar 4,2 ton Gabah Kering Giling (GKG) per hektare.
Keberhasilan tersebut dinilai sebagai hasil kerja keras para petani yang didukung oleh pembinaan pemerintah, penyuluh pertanian, serta berbagai program peningkatan produksi yang terus dijalankan di Kabupaten Malteng.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Malteng juga menyerahkan berbagai bantuan strategis kepada kelompok tani sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan produktivitas pertanian.
Bantuan yang disalurkan meliputi 10 unit combine harvester, 10 unit mesin perontok padi, 4 unit vertical dryer padi berkapasitas 10 ton, 2 unit vertical dryer jagung berkapasitas 6 ton, 34 unit sumur dangkal, bantuan benih padi untuk areal tanam seluas 3.500 hektare, serta 2 paket bantuan benih mandiri dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI) tahun 2026.
Menurut Bupati Zulkarnain Awat Amir, bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong modernisasi pertanian, meningkatkan efisiensi proses panen dan pascapanen, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Malteng.
Ia berharap seluruh bantuan dapat dimanfaatkan secara maksimal dan dirawat dengan baik sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi para petani serta mampu meningkatkan hasil produksi pertanian dari tahun ke tahun.
"Seluruh bantuan ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung program strategis nasional Presiden dalam memperkuat ketahanan pangan menuju Indonesia yang semakin mandiri dan sejahtera," ungkap Bupati.
Bupati, juga menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting dalam menopang perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, Pemda Malteng akan terus memberikan perhatian melalui penyediaan sarana dan prasarana pertanian, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) petani, penguatan kelembagaan kelompok tani, serta pembangunan infrastruktur pendukung.
Menurutnya, kolaborasi antara Pemerintah Pusat (Pempus), Pemda, penyuluh pertanian, dan para petani menjadi kunci utama dalam mewujudkan swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Panen raya di Negeri Administratif Waiasih tidak hanya menjadi momentum untuk mensyukuri hasil panen yang melimpah, tetapi juga menjadi simbol keberhasilan pembangunan sektor pertanian di Malteng. Diharapkan keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi para petani diwilayah lain untuk terus meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.
Melalui dukungan berbagai program dan bantuan yang diberikan, Pemda Malteng optimistis sektor pertanian akan semakin maju, mampu menjaga stabilitas ketersediaan pangan, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian program ketahanan pangan nasional dan terwujudnya Indonesia yang mandiri, maju, dan sejahtera. (MC-JB)